ARE YOU LIVING YOUR BEST LIFE?; SIAPA YANG DATANG KE PEMAKAMANKU SAAT AKU MATI NANTI? – KIM SANG-HYUN
Siapa yang datang ke pemakamanku saat aku mati nanti?
Aku bertanya-tanya akankah banyak orang yang datang ke pemakamanku, atau hanya orang-orang terdekatku, tapi memangnya aku punya seseorang yang dekat denganku?
Akhirnya aku membaca buku ini, karya Kim Sang-hyun. Banyak hal aku sadari tentang kehidupan, apakah aku sudah hidup dengan baik dan bahagia, atau malah sebaliknya. Dalam buku ini, Kim Sang-hyun mencoba memberikan kehangatan, penghiburan, dan kekuatan bagi pembaca dalam menjalani hidup dan mengatasi berbagai masalah hidup sehari-hari.
Ada beberapa halaman yang ingin aku tunjukkan, "Tidak menghargai sesuatu yang berharga dan malah mengidamkan hal-hal baru; fokus pada semua yang tidak dimiliki dan mengabaikan hal-hal yang berharga; menyesal ketika perpisahan tiba; mengulangi kesalahan yang sama terus, meski tahu penyesalan akan datang; begitulah, aku memang bodoh." (Bab 01 - Kesalahan)
Apakah kalian merasa tertampar dengan kalimat itu, karena aku merasakannya. Kita selalu terfokus pada semua hal yang tidak kita miliki, padahal banyak hal berharga di depan kita. Benar sekali, kita tidak mensyukuri segala sesuatu yang ternyata sangat berharga bagi hidup kita. Sama seperti seseorang yang ada di sekitar kita, bukankah mereka berharga bagi hidup kita? Tapi terkadang kita juga ingin mereka menghilang.
Akan tetapi, bukankah biasanya seseorang tidak bisa hidup tanpa orang lain, atau mungkin meski kita saling membutuhkan, sebenarnya kita juga beban bagi satu sama lain? Sepertinya tidak hanya aku yang berpikir demikian.
"Kita cukup dengan diri kita sendiri. Jangan khawatir, belum ada masalah yang terjadi. Meskipun ada masalah, masalah itu bisa kamu selesaikan dengan kekuatanmu sendiri. Kuharap ada lebih banyak hal yang terjadi karena kamu yang membuatnya mungkin. Pada akhirnya, kekhawatiranmu hari ini akan hilang begitu hari esok tiba." (Halaman 78)
Pernahkah kalian mendengar atau membaca sebuah kalimat singkat "life must go on", tepat sekali hidup harus terus berjalan, meskipun banyak masalah yang menghampiri, kita harus menjalani hidup dan yakin jika hari esok akan lebih baik. Hal ini adalah bagaimana pola pikirku bekerja, jika hari ini masalah datang aku akan berpikir sebentar, 'ah, aku tidak bisa mengatasinya', namun setelah itu akan terbesit pemikiran lain, 'aku yakin ini akan bisa diatasi, jika besok tidak bisa, maka lusa atau seminggu kemudian pasti akan teratasi', dan tanpa sadar itulah yang aku lakukan, selalu dan selalu yakin masalah ini akan bisa diatasi meskipun bukan hari ini.
"Pola pikir yang aku harapkan dan inginkan adalah 'menerima segala hal sebagai pengalaman yang baik'." (Halaman 129)
![]() |
| Accept everything as it is |

Comments
Post a Comment